Pemicu orang tua menjalani program homeschooling macam-macam, ujar Bapak Abdul Kahar dari Ditjen PNFI Depdiknas RI, di dalam sambutannya pada Acara Silaturrahim dengan Anak-anak Kamyabi Homeschool BSD City Serpong, Ahad 25 April 2010.
Artis Neno Warisman
Beliau menceritakan bagaimana misalnya artis Neno Warisman terpicu ketika sedang menjemput anaknya di sekolah kelas 3 SD, ia menyaksikan anaknya sedang berolahraga terjemur panas matahari. Maka dia keluarkan anaknya dari sekolah kemudian memulai homeschooling.
Anak Menteri
Homeschooling ini bukan hal baru di Indonesa, bahkan anak Menteri ada yang homeschooling. Misalnya anak ex Menteri BUMN Bapak Sofyan Jalil menjalani program homeschooling. Alhamdulillah kami juga yang memfasilitasi ujian nasionalnya Paket C. Ijazahnya diakui bukan hanya di dalam negeri tapi bahkan di luar negeri. Sekarang anak itu kuliah di Australia.
Kesan Homeschooling adalah High-Class
Memang sementara ini ada kesan bahwa homeschooling hanya milik orang-orang mapan, karena memerlukan fasilitas yang ekstra seperti computer, internet, dll. tapi sebenarnya setiap keluarga memiliki kesempatan yang sama untuk mendidik anaknya di rumah. Mudah-mudahan kamyabi dapat memfasilitasi homeschooling yang lebih terjangkau. Ujar Drs. Abdul Kahar, M.Pd, yang kini menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Kesetaraan Pendidikan Dasar Ditjen PNFI.
Cara Sahabat Belajar
Pada kesempatan tersebut Bapak Abdul Halim Said (Bang Ied), pendiri Kamyabi Homeschool melaporkan bahwa sekolah rumah itu dimulai tahun 2005. Intinya ingin meniru cara sahabat Nabi belajar, ujarnya…
Di dalam laporan tertulisnya yang ditujukan kepada Presiden RI beliau menulis bahwa, Suatu hari di tahun 2005 kami melihat segerombolan anak sekolah, lelaki dan perempuan, saling menyemprotkan cat aneka warna di baju seragam mereka, sambil tertawa lepas penuh kegirangan, kejar-mengejar satu sama lain.
Tiba-tiba timbul rasa menyesal yang sangat mendalam di dalam hati, rasa bersalah bercampuraduk dengan rasa duka dan marah yang tak tertahankan. Ini adalah bukti kegagalan sekolah, sia-sia segala pelajaran kebaikan selama betahun-tahun. Kemana hendak mengadukan perkara ini?
Acara silaturrahim ini berlangsung penuh kekeluargaan, ananda Ukasyah dan Usamah setoran Hafalan 40 Hadits kepada Bapak Abdul Kahar. Acara yang dipandu oleh Ustadz Adriansyah ini dihadiri para tetangga dan Jamaah Masjid Darul Ishlah, As Syarif, Al Ihzan, Al Ikhlas, An Nur, dll. Dan turut dimeriahkan pula dengan kehadiran artis Jhon Dayat. (mm)

0 komentar:
Poskan Komentar